Selasa, 08 Oktober 2013

Merindukanmu

Tanpamu aku lemah,
Tanpamu aku sakit,
Tanpamu aku menderita,
Tanpamu aku kesepian,
Tanpamu aku resah.
Kasih, sungguh aku tak mau berlarut-larut dalam kesedihan ini, tapi jika ku boleh jujur, aku sangat merindukan mu!
Aku rindu senyuman hangat mu, aku rindu tatapan mata mu, aku rindu caramu berbicara padaku, aku rindu caramu menunjukkan sayangmu padaku, aku sungguh merindukan kebersamaan KITA.
Kau tau kasih? Bukan hanya aku yang merindukan mu! Keluargaku juga rindu padamu!
Saat kau bilang padaku, kalau rasa cinta mu memudar dan menjadi mati rasa, Kau tau sayang? Hatiku sakit seperti diiris oleh pisau yang tajam, hatiku hancur berkeping-keping.
kau tak akan pernah bisa merasakannya, hanya Allah yang tau perasaan ku saat ini.
Kau ingin memutuskan hub. Ini, hubungan yg tlah kita bangun 2 tahun lebih lamanya, tapi aku menolaknya.
Bagaimana bisa pikiran itu ada pada dirimu sayang? Aku tak mengerti, aku tak percaya, tapi kutahu ini bukanlah mimpi.
Aku bukan ingin menjadi orang yang egois, tapi aku memang belum sanggup melepasmu, kehilangan mu.
Selama ini ku selalu bergantung padamu, kau dewa matahariku.
Aku terlalu lemah menerima kenyataan ini, aku tak sanggup.
Setiap hari aku memikirkanmu, tidurku tak lagi nyenyak, wajahku pucat, aku hanya bisa menangiss..
Aku ingin sekali bersandar dipundakmu. Mencurahkan semua keluh kesahku seperti dulu, tapi kau terlalu sibuk dengan urusanmu, hingga kini kau bukan lagi milikku.
Aku selalu berdoa kepada Allah SWT, supaya Ia dapat membuka pintu hatimu dan pikiranmu kembali seperti dulu.
Aku selalu menginginkan keajaiban datang, Keajaiban dimana kau datang dan menghapus air mata lukaku, tapi Allah SWT berkata lain, kau semakin jauh dari pandangan ku.
“ kau terlalu manis tuk dilupakan
Kau terlalu pahit tuk dikenang”
Ya Allah aku mencintainya, aku merindukannya,

Tidak ada komentar: